Monday, October 2, 2017

Batik Mega Mendung

Batik adalah seni. Batik adalah warisan budaya. Setiap daerah memiliki motif dan coraknya sendiri. Batik melambangkan tatanan budaya suatu daerah. Saat ini batik makin dikenal luas, tidak terbatas hanya untuk orang tua. Tapi dengan adanya kreatifitas yang tak terbatas, batik tidak hanya digunakan untuk acara formal, kini batik dikemas lebih fashionable sehingga bisa dinikmati berbagai kalangan. Selain itu, penggunaan batik bisa memperkenalkan warisan budaya kepada generasi muda sehingga mereka lebih mencintai dan selanjutnya bisa mengembangkan potensinya dalam seni batik. Sebagai wujud kepedulian kita dengan warisan budaya, mari saling bergandeng tangan untuk terus melestarikan budaya dengan memakai batik. Motif Batik favorit saya sejak kecil adalah "Mega Mendung". Motif khas dari kota Cirebon ini sederhana tapi sarat makna. Bahkan pernah menjadi dijadikan sebagai cover sebuah buku batik terbitan luar negeri yang berjudul Batik Design karya Pepin Van Roojen bangsa Belanda. Motif ini menggambarkan bentuk sekumpulan awan di langit. Menurut sejarah Cirebon, motif ini terbentuk ketika seseorang melihat bentuk awan pada genangan air setelah hujan dan cuaca kala itu lagi mendung. Dari situ kemudian muncul ide untuk menggambar awan yang diliatnya tadi emudia digambar dengan bentuk bergelombang. Motif Megamendung, bisa juga di artikan Mega berarti awan dan Mendung yang artinya cuaca sejuk atau biasa disebut adem. Warna dasar merah, awan berwarna biru dengan tujuh gradasi warna sebagai warna orisinil yang terkenal dari Cirebon. Seiring perkembangan zaman, sekarang motif ini tdak melulu bergradasi warna dasar, akan tetapi sudah disesuaikan dengan permintaan pasar. lebih berwarna, dan bervariasi. #OneDayOneStatus #Day10 #BelajarMenulis #IIPKaltimra *Belajar mengolah kata, mengikat makna karena Bahasa mencerdaskan bangsa*

No comments:

Post a Comment