Monday, October 16, 2017

Mantan Sahabat, Adakah?

Bismillah. Bagi sebagian orang, "Mantan" hanya menjadi salah satu lembar kenangan, bisa saja terlupakan bahkan sengaja untuk dilupakan. Tidak ada yang abadi di dunia ini. Pada akhirnya semua akan menjadi kenangan. Tapi bagaimana halnya dengan persahabatan, terlebih lagi persahabatan itu dibangun atas dasar keimanan, saling mencintai karena Allah di jalan dakwah. Apakah bisa disebut dengan mantan? Hanya karena beberapa waktu berlalu tidak saling bertukar kabar, tidak saling menyapa? tidak ada interaksi baik di dunia maya maupun di sunia nyata. Ah, rasanya tidak buat saya. saya sangat merindukan sahabat-sahabat saya yang dulu berada dalam lingkaran cinta, meskipun sekarang kami atak saling berkabar, karena keterbatasan jarak yang tidak bisa mempertemukan kami, dan barangkali kesibukan yang menyita waktu. Tapi, saya sangat yakin, dengan melangitkan do'a Rabithah hati kami masih saling terpaut, masih dalam lingkaran cinta yang sama dengan dulu ketika kami masih berpegangan tangan dalam lingkaran cinta itu, saling menyebut nama dalam setiap do'a khusyuk yang selalu terucap. Semoga ukhuwah ini akan abadi, dengan do'a Rabithah sehingga hati-hati kita senantiasa terpaut dalam ketaatan pada sang Maha Cinta. meminjam istilah Ustadz Salim A. Fillah. Bahwa dalam dekapan ukhuwah, ingatan akan sahabat-sahabat yang dulu membersamai dalam lingkaran cinta, tidak berubah menjadi hilang, berganti Mantan sahabat. #OneDayOneStatus #Day3 #Belajar Menulis #IIPKaltimra

No comments:

Post a Comment